Suasana Ramadan Masjid Al-Falah Surabaya

Proyek Miniatur Pabrik Kelereng

Proyek Miniatur Pabrik Kelereng

Anak kecil selalu memiliki imajinasinya sendiri. Begitu juga Ara. Dia tiba-tiba berkhayal memiliki pabrik penghasil kelereng atau gundu. Padahal, yang dimaksud dengan pabrik itu hanyalah (pura-puranya) ban berjalan yang biasa kita lihat di pabrik-pabrik. Itu pun berjalannya, tentu saja, bukan karena mesin.

Bagaimanapun, selama imajinasinya tidak negatif, kami mendukungnya. Apalagi ini berkaitan dengan pengembangan kreativitas dan daya nalar anak. Di proyek sains sederhana kali ini, Ara belajar mengenai:
  1. Gravitasi
  2. Bidang-bidang miring
  3. Arah gerak dan daya pantul kelereng
Tentunya, semua itu dalam versi empirisnya. Tidak ada penjelasan teori atau rumus Fisika di sini. Bagi bocah seperti Ara, yang penting bisa bermain sesuatu yang baru dengan menyenangkan, bukan?

Di Keluarga Kecil Homerie, kami selalu mendorong anak-anak untuk bermain dengan apa yang ada di sekeliling. Asalkan bukan barang-barang Yayah atau Bunda. Asal juga bukan gim digital.

Bahkan kalau mau main-main dengan badan orang tua mereka, silakan saja. Sudah bolak-balik Ara dan Kira bermain ayunan dengan kaki Bunda, kuda-kudaan di punggung Yayah, atau lainnya.

Terkadang, kami biarkan mereka menciptakan mainannya sendiri dengan bahan-bahan yang ada seperti kadus bekas susu, karet, gelas air mineral, dan sebagainya. Tujuannya, supaya sel-sel kreatif mereka terangsang. Selain, tentu saja, demi efisiensi: tidak perlu sering beli mainan dan tidak perlu menyiapkan ruangan khusus untuk mainan anak yang semakin menumpuk.

Jadi, “Mana pabrik kelerengnya, Ara?”

“Sabar, sabar,” jawab Ara. “Mau dibangun, kok.”

Pabrik Kelereng ala Ara

Sebenarnya, pabrik kelereng ini sangatlah sederhana. Bahkan anak usia 6 tahun pun bisa membuatnya. Buktinya, Ara bisa. Dengan bahan utama kelereng, penggaris 50 sentimeter dan 10 (atau lebih) jepitan jemuran, kita sudah bisa mulai membuat “pabrik” ini.

Cara kerjanya adalah dengan bidang miring yang memanfaatkan gravitasi untuk menggelindingkan kelereng. Namun supaya kelereng tetap di jalur “ban berjalan”, perlu kita beri pembatas-pembatas yang diletakkan di tempat kelereng diprediksi akan bergerak.

Bidang miring alias ban berjalan itu adalah penggaris, dan pembatas itu adalah jepitan jemuran. Jepitan jemurannya sendiri juga merupakan bidang miring, sebetulnya. Karena kalau posisinya tidak kita miringkan, kelereng takkan meluncur sesuai harapan kita.

Bagaimana membuat miniatur pabrik kelereng ini? Mungkin sebaiknya, kita saksikan langsung lewat video singkat berikut ini:

Komentar