Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mari Belajar dari Kura-Kura

Mari Belajar dari Kura-Kura

Keluarga Kecil Homerie ada mainan baru. Binatang eksotik ini biasanya disebut kura-kura sulcata. Yayah sebenarnya pernah memelihara kura-kura air. Perawatannya ribet dan mahal. Namun, yang ini berbeda. Kura-kura sulcata tergolong kura-kura darat. Di habitat aslinya, Afrika, mereka hidup di gurun.

Lagi pula, konon daya hidup kura-kura darat lebih baik dari kura-kura air. Kura-kura darat bisa hidup hingga ratusan tahun. Bagaimana mungkin? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi umur panjang mereka, seperti genetik bawaan, habitat, dan makanan.


5 Rahasia Umur Panjang Kura-kura

Kita sebenarnya bisa meniru gaya hidup kura-kura agar juga berusia panjang, Ayah-Bunda. Meskipun umur dan mati berada di tangan Tuhan, kita tetap diwajibkan berikhtiar untuk hidup panjang dan nyaman, bukan?

1. Makan Makanan Sehat dan Seimbang

Kura-kura biasanya makan tumbuhan, buah-buahan, dan hewan kecil yang mengandung banyak vitamin, mineral, dan antioksidan. Makanan ini baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan melawan penyakit.

Soal ini, tidak perlu penjelasan lebih detail. Sebab, dokter-dokter dan ahli gizi pun sudah sering menyampaikannya. Kalau kita mau berumur panjang dan nyaman, sedini mungkin, biasakan menjaga pola makan. Jauhi terlalu banyak gula, garam, daging, dan makanan olahan.

2. Geraknya Tidak Pernah Terburu-buru

Kura-kura bergerak lambat, berarti penuaannya juga lambat. Sel-sel mereka sehat dan kuat lebih lama. Di dalam tubuhnya, kura-kura memiliki proses metabolisme (cara tubuh mereka mengubah makanan menjadi energi) yang lambat.

Dengan demikian, kura-kura tidak membutuhkan banyak oksigen dan makanan untuk bertahan hidup, sehingga mereka bisa menghemat sumber daya tubuh mereka. Energi yang dibutuhkan kura-kura untuk melanjutkan hidup tergolong rendah.

Begitu pun manusia. Tuntutan zaman membuat kita selalu terburu-buru, makan cepat, berangkat sekolah tergopoh-gopoh, kerja terburu-buru karena dikejar tenggat waktu, bahkan menikah atau punya anak dituntut segera hanya karena digosipkan oleh tetangga atau saudara. MasyaAllah!

Cobalah sesekali berpikir untuk “melambat”, hidup minimalis, dan lebih menikmati hidup. Sadarilah, hidup serbacepat begitu menguras energi. Jantung terus berdebar-debar, pikiran lekas stres, kita pun akan mengalami penuaan lebih dini.

Tengoklah hewan darat tercepat di dunia, cheetah. Berapa usia tertuanya? Maksimal 12 tahun. Nah, sekarang Ayah-Bunda mau meniru cheetah atau kura-kura?

3. Kemampuan Menghancurkan Sel-sel yang Bermasalah

Kura-kura memiliki kemampuan alami untuk membunuh sel-sel yang rusak atau tidak normal di dalam tubuhnya dengan cepat, sehingga mereka bisa menghindari penyakit-penyakit berkaitan dengan sel semacam kanker, atau penyakit-penyakit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari atau polusi.

Faktor genetik ini tentu tidak dimiliki manusia. Namun, kita dapat meniru kura-kura dengan melindungi diri dari faktor-faktor yang bisa merusak sel-sel tubuh. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi antioksidan untuk menangkal radikal bebas, menggunakan tabir surya saat berkegiatan di terik matahari, dan sebagainya.

4. Kura-kura Memiliki Cangkang Yang Keras dan Kuat

Cangkang ini dapat melindungi diri dari bahaya, menghindarkan diri dari dimakan oleh hewan-hewan pemangsa, dan sebagainya.

Manusia tentu tidak memiliki cangkang. Anggap saja ini sebagai analogi. Cangkang manusia itu bisa berupa rumahnya, pakaiannya, helmnya (saat berkendara), atau pilihan-pilihan hidupnya yang cenderung berhati-hati dalam melangkah.

5. Suka Hidup di Tempat Yang Tenang

Kebanyakan kura-kura hidup di pulau-pulau terpencil atau daerah tropis yang memiliki iklim hangat dan lembap. Di tempat-tempat ini, kura-kura tidak perlu khawatir dengan perubahan cuaca atau musim yang ekstrem. Mereka juga tidak perlu bersaing dengan hewan lainnya untuk mendapatkan makanan atau tempat tinggal.

Tidak harus benar-benar mencari hidup yang terpencil seperti kura-kura supaya panjang umur. Bagaimanapun, manusia juga harus hidup di tempat yang bersih, aman, dan nyaman. Banyak pepohonan sehingga oksigen terpasok dengan baik, airnya bersih, fasilitasnya memadai. Pilih juga lingkungan yang jauh dari orang-orang toksik, berisik, dan tidak asyik.

Itulah beberapa hal yang bisa kita tiru dari kura-kura untuk hidup lebih sehat dan panjang umur. Tentu saja, kita tidak bisa meniru semua hal yang dilakukan oleh kura-kura, karena kita memiliki perbedaan fisik dan sosial dengan mereka.

Apakah Semua Kura-kura Berusia Ratusan Tahun

Umur kura-kura tergantung pada jenis, habitat, makanan, dan faktor lingkungan lainnya. Rata-rata, kura-kura darat bisa hidup lebih lama dari kura-kura air, karena mereka lebih terlindung dari predator dan penyakit. Kura-kura darat bisa hidup antara 50 hingga 100 tahun, sedangkan kura-kura air bisa hidup antara 20 hingga 40 tahun.

Namun, ada beberapa jenis kura-kura yang dikenal memiliki umur yang sangat panjang, bahkan hingga ratusan tahun. Beberapa contohnya adalah:

  • Kura-kura Galapagos: Jenis kura-kura ini berasal dari kepulauan Galapagos di Samudra Pasifik. Mereka bisa mencapai berat hingga 400 kg dan panjang hingga 1,8 meter. Kura-kura Galapagos bisa hidup hingga 150 tahun atau lebih. Salah satu kura-kura Galapagos tertua yang masih hidup (hingga saat tulisan ini dibuat) adalah Jonathan yang yang berusia 190 tahun lebih.
  • Kura-kura Aldabra: Jenis kura-kura ini berasal dari Kepulauan Aldabra di Samudra Hindia. Mereka bisa mencapai berat hingga 250 kg dan panjang hingga 1,2 meter. Kura-kura Aldabra bisa hidup hingga 120 tahun atau lebih. Salah satu kura-kura Aldabra tertua yang pernah ada adalah Adwaita, yang diperkirakan berumur 255 tahun sebelum tutup usia pada 2006.
  • Kura-kura Sulcata: Jenis kura-kura ini berasal dari Afrika Utara dan Tengah. Mereka bisa mencapai berat hingga 100 kg dan panjang hingga 80 cm. Kura-kura Sulcata bisa hidup hingga 80 tahun atau lebih. Salah satu kura-kura Sulcata tertua yang masih hidup saat ini adalah Speedy, yang berumur 73 tahun.

Menarik, bukan, kehidupan kura-kura ini?


Posting Komentar untuk "Mari Belajar dari Kura-Kura"